Singapura memiliki banyak Pulau Lepas Pantai. Salah satunya yang terkenal adalah Kusu Island. Kusu Island adalah tempat Anda untuk melihat warisan budaya lokal terpencil dengan sentuhan alam. Kusu Island terletak sekitar 5,6 Kilometer di selatan Singapura, maka itu pulau seluas 85.000 meter persegi ini termasuk dari salah satu “The Southern Island” Singapura.

Kusu berarti “Kura-Kura” dalam bahasa Hokkien. Pulau ini juga terkenal dengan nama Peak Island or Pulau Tembakul dalam bahasa Melayu. Ada sebuah legenda terkenal disini yaitu kura-kura raksasa yang mengubah dirinya menjadi sebuah pulau untuk menyelamatkan dua pelaut – seorang melayu dan seorang cina, yang tenggelam. Para pelaut sangat bersyukur kepada kura-kura, akhirnya mereka kembali ke pulau untuk bersyukur. Menurut kepercayaan mereka masing-masing, seorang melayu membangun Karamat Muslim dan seorang cina membangun Kuil di pulau itu.

Anda bisa mengunjungi Kusu Island saat ”Kusu Season” (sekitar bulan September-November) dan akan ada banyak orang yang pergi kesana untuk memberi penghormatan di Kuil Da Bong Gong. Kuil tersebut digunakan untuk berdoa pada Da Bo Gong untuk kekayaan, kesehatan, dan laut tenang, serta Guan Yin, Dewi Welas Asih, untuk anak laki-laki.

Di dalam kuil, Anda bisa melempar koin ke lonceng di tenganya, lalu membuat permintaan. Beberapa orang Singapura percaya, jika permintaan yang diminta terkabul di Pulau Kusu, mereka harus kembali lagi ke pulau tersebut untuk berterimakasih.

Di Kusu Island juga terdapat 3 Kramat (kuil dalam bahasa melayu) di puncak sebuah bukit yang dipecaya akan memberikan kekayaan, kesehatan, dan kesuburan. Untuk ke tempat tersebut, Anda harus mendaki 152 tangga dan menyiapkan banyak tenaga.

Bagi Anda pecinta alam, ada laguna untuk berenang dan pantai jaraknya berdekatan. Di sini Anda dapat melakukan snorkeling dan bermain bersama banyak kura-kura. Dan perlu diingat, Anda dilarang untuk menginap atau camping di pulau ini. Pulau Kusu dapat dicapai dengan kapal feri dari Marina South Pier seharga SGD18 untuk 1 tiket pulang-pergi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *