Juara Olimpiade, Joseph Schooling memenangkan medali emas pertama untuk Singapura di Asian Games 2018 pada cabang olahraga renang putra 100m gaya kupu-kupu  pada Rabu malam 22 Agustus 2018.

Sebelumnya, atlet renang berusia 23 tahun itu memenangkan cabang olahraga renang putra 100m gaya kupu-kupu pada Olimpiade tahun 2014 di Incheon, Korea Selatan. Dia kemudian memenangkan medali emas pertama di Olimpiade Singapura, mengalahkan perenang legenda, Michael Phelps di final tahun 2016.

Di Asian Games 2018, Ia mencatat waktu 51.04 detik untuk menyentuh dinding lebih dulu di depan pesaing terdekatnya di pusat akuatik Gelora Bung Karno, Jakarta.

Li Zhuhao dari China yang menyabet perak, tercatat 51,46 detik. Sementara Yuki Kobori dari Jepang menyabet perunggu dengan rekor 51,77 detik. Teman Schooling di Tim Nasional Singapura, Quah Zheng Wen ada di urutan keempat setelah mencatat waktu 52,54 detik.

Kepada media, Schooling mengatakan bahwa ia merasa gugup di awal lomba. Waktu reaksinya lebih lambat dari saingannya, Li Zhuhao, yang berlomba di sampingnya.

“Tentu saja saya gugup, saya mendapat beberapa kegugupan, itu bagus – itu berarti saya tidak menerima apa pun begitu saja. Saya senang (dengan itu),” kata Schooling.

Waktu finishnya untuk perlombaan kali ini 0,65 detik lebih lambat dari waktu finishnya dicapai di Rio de Janeiro pada 2016. Waktu finishnya saat di Rio de Janeiro adalah yang terbaik dalam catatan waktu Schooling. Namun, Schooling menyatakan bahwa untuk balapan ini, yang paling penting adalah mengalahkan pesaingnya.

“Yang bisa Anda lakukan adalah memberikan yang terbaik dan saya senang hasilnya keluar seperti yang saya inginkan,” tuturnya.

Foto: REUTERS/Jeremy Lee

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *