Setelah sembilan tahun di Tanglin Village, Museum Seni Kontemporer di Loewen Road, juga dikenal sebagai Moca @ Loewen, menutup pintu pada hari Senin (11 Februari) untuk yang terakhir kalinya.

Menurut situs web Singapore Land Authority (SLA), tender untuk 27A, 30B dan 30C Loewen Road, yang terletak di atas lahan seluas 138.424 kaki persegi, diberikan kepada Aurum Land.

Dilansir dari Straits Times, dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, museum berterima kasih kepada Dewan Warisan Nasional dan pelindung seni atas dukungan mereka selama bertahun-tahun.

Selama waktunya, ia telah memamerkan karya seni lebih dari 6.000 seniman lokal dan luar negeri, dan membawa lebih dari 40 pameran seni ke Singapura yang menampilkan seniman terkenal internasional, katanya.

Museum yang didanai sendiri, yang menawarkan tiket masuk gratis, adalah museum pertama yang mengkhususkan diri dalam seni kontemporer ketika dibuka pada 2009. Museum membentang tiga bangunan, yang menampung area pameran dan sebuah kafe, serta taman patung luar ruangan.

MOCA atau Museum of Contemporary Arts adalah museum seni (swasta) yang menyajikan karya-karya yang biasanya tidak dibawa oleh museum nasional di Singapura. This Art Gallery Indie so aesthetic, both indoors and outdoors.

Terbuka untuk publik di tahun 2009, MoCA @ Loewen bertujuan untuk membawa publik ke dalam seni kontemporer dari seluruh penjuru. Sehingga MoCA mendedikasikan dirinya sepenuhnya untuk karya-karya kontemporer.

Beberapa ekshibisi yang digelar disini pada tahun 2018 diantaranya adalah Bahrain Artweek singapore, Horizons of the Mind, dan Imperfect Creations. Di akhir tahun kemarin Tiffany & Co juga menggelar party disini.

Images source: www.mocaloewen.sg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *